Selasa, 23 September 2014

Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Memahami Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

sistem peredaran darah pada manusia
Memahami sistem peredaran darah pada manusia tidaklah mudah. Sebab melibatkan multi-organ yang secara sistemik memindahkan suatu zat dari sel yang satu ke sel yang lainnya. Sistem peredaran darah pada manusia ini disebut juga dengan sistem kardiovaskular. Ia juga berperan sebagai penopang stabilnya pH juga suhu di dalam tubuh, poin ini lebih detil ada pada bagian homeostasis. Adapun peredaran darah pada manusia ini dilaksanakan oleh sel darah melalui pembuluh darah tentunya. Karenanya kadang juga disebut peredaran darah yang tertutup. Peredaran darah pada manusia ini dibagi atas dua yakni peredaran darah besar atau sistemik dan peredaran darah kecil atau dikenal dengan istilah pulmonal.

Pada sistem peredaran besar atau sistemik, darah besar memulai perjalanannya dari jantung tepatnya pada bagian aorta menuju pada bagian tubuh lainnyaa bagik itu bagian tubuh atas maupun bagian tubuh bawah manusia. Dengan menggunakan pembuluh atau arteri, darah yang kaya unsur oksigen akan berjalan dan menyebar menuju semua sistem organ. Oleh sebab itu, peredaran darah yang satu ini disebut peredaran darah besar. Adapun urutan perjalanannya sebagai berikut. 


Sementara itu, peredaran darah kecil atau pulmonal adalah sistem peredaran darah pada manusia yang memuat darah kotor dan diangkut oleh arteri pulmonalis mulai dari serambi bagian kanan ke organ paru-paru. Di dalam paru-paru akan berlangsung suatu kegiatan “pembersihan” sehingga pada akhirnya darah yang telah bersih akan diangkut keluar dari paru-paru menggunakan vena pulmonalis dan menuju ke jantung tepatnya pada bagian bilik kiri. Adapun rute dari sistem peredaran darah kecil ini bisa dilihat pada gambar berikut.


Sistem peredaran darah pada manusia dikerjakan oleh beberapa komponen yang ada di dalam tubuh manusia itu sendiri, antara lain darah, pembuluh darah dan juga jantung. Ketiga komponen ini mempunyai fungsinya masing-masing. Pertanyaannya sekarang, mengapa darah harus diedarkan? Alasannya tak lain adalah karena darah mengandung sari-sari makanan juga oksigen. Darah juga merupakan penstabil temperature tubuh manusia. Ia juga berperan penting dalam mengedarkan cairan. Air tersebut sangat dibutuhkan tubuh dalam prosedur reaksi enzimatis dalam rangka memelihara tekanan osmosis tubuh manusia. Fungsi lain darah adalah sebagai sarana transportasi yang mengedarkan getah bening. Ia juga menghindarkan tubuh manusia dari infeksi sebab ia membentuk antibody yakni sel darah putuh juga sel untuk menutup luka agar tidak terkontaminasi mikroba. Fungsi darah lainnya adalah untuk mengatus tingkat keseimbangan asam basa atau Hb di dalam tubuh manusia.

Sistem peredaran darah pada manusia
 juga tidak bisa lepas dari organ jantung dan juga pembuluh darah. Jantung terdapat pda bagian rongga pada dada dan tepat di atas diafragma. Ia terdiri ata beberapa bagian anatara lain pembungkus jantung, miokardium, pembatas ruang pada jantung dan lain-lain. Terdapat 4 ruangan di dalam jantung yakni 2 serambi dan 2 bilik. Jantung berperan dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam sistem peredaran manusia, kerja jantung juga tidak lepas dari pembuluh darah baik itu pembuluh darah nadi atau arteri maupun pembuluh balik atau venna. Kedua pembuluh ini memiliki fungsi yang berbeda. Pembuluh arteri misalnya, ia memiliki fungsi untuk mengalirkan darah agar keluar dari jantung. Smenetara itu pembuluh darah balik atau venna justru sebaliknya, ia mengalirkan darah ke dalam wilayah jantung. Kedua pembuluh ini memiliki perbedaan karakteristik yang bisa dicermati pada gambar berikut.

Pengertian dan contoh tumbuhan dikotil

Pengertian Dan Contoh Tumbuhan Dikotil

Biologi merupakan Ilmu Pengetahuan Alam yang menjadi mata pelajaran wajib di bangku sekolah. Memang, mencermati objeknya, Biologi bisa dikatakan sangat penting sebab manusia bergantung pada makhluk hidup yang juga ikut mendiami bumi. Dengan Ilmu Biologi, generasi kita akan lebih lekat dengan lingkungan dan memahaminya sebagai sahabat bukan sekedar objek. Salah satu poin penting dalam kerangka pengajaran Ilmu Biologi adalah Tumbuhan. Dan berbicasa soal makhluk hidup yang satu ini, kita tak akan bisa mengabaikan istilah dikotil. Pernah mendengar hal tersebut sebelumnya? Apa yang dimaksud dengan dikotil? Silahkan simak uraian berikut ini. 

Pengertian Dikotil 

Secara sederhana, apa yang dimaksud dengan dikotil adalah tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Tumbuhan yang masuk ke dalam kelompok dikotil ini mempunyai sepasang daun lembaga atau yang kita kenal dengan sitilah kotiledon. Daun lembaga tersebut terbentuk sudah sejak tahapan biji dengan demikian sebagian besar anggotanya memiliki bebijian yang mudah sekali terbelah menjadi dua bagian. Hal inilah yang menjadi pembeda utama antara tumbuhan dikotil dengan monokotil yang justru kepingan bijinya tunggal.

Adapun ciri-ciri khusus tumbuhan dikotil sebagai berikut:
  1. Akarnyamemiliki bentuk tunggang dengan akar utama yang lebih besar dari akar sekunder.
  2. Bentuk atau pola tulang daun/ sumsum cenderung menjari atau menyirip.
  3. Bagian tudung akarnya atau kaliptrogen tidak dilengkapi dengan tudung akar.
  4. Adapun jumlah kotiledonnya dua.
  5. Pada organ akarnya terdapat kambium karena salah satu fungsi akar pada tumbuhan dikotil adalah untuk menyimpan makanan.
  6. Adapun jumlah kelopak bunganya merupakan kelipatan dari empat terkadang juga lima.
  7. Pelindung akar maupun batang lembaganya tidak ada baik itu koleoptil maupun koleorhiza.

Contoh Tumbuhan Dikotil 

Berbicara soal contoh tumbuhan dikotil, kita tak bisa lepas dari pengelompokan besar kelompok /suku tumbuhan yang satu ini, yakni:
  1. Jarak-jarakan atau Euphorbiaceae, contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini adalah: jarak, ubi dan lain-lain.
  2. Jambu-jambuan atau Myrtaceae, contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini antara lain: jambu air, jambu biji.
  3. Terong-terongan atau Solanaceae, contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini antara lain: terong, tomat
  4. Polong-polongan atau Leguminoceae, contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini antara lain: kacang, pete.
  5. Komposite atau Compositae, contoh tumbuhan dikotil pada kelompok ini antara lain: bunga matahari.

Demikian contoh tumbuhan dikotil, semoga membantu memperkaya informasi dan pengetahuan yang Anda miliki.

Jenis bakteri yg menguntungkan



Jenis-Jenis Bakteri Yang Menguntungkan

bakteri yang menguntungkan
Bakteri merupakan salah satu jenis organisme yang tidak mempunyai inti sel selayaknya organisme lainnya. Ia masuk ke dalam kelompok prokariota dengan ukuran yang sangat kecil . Untuk melihat keberadaan bakteri ini, manusia mutlak memerlukan alat pembesar berupa mikroskop. Sebagai sel prokariot, bakteri memiliki struktur yang teramat sangat sederhana. Ia hanya terdiri atas kerangka sel dan juga organel-organel semisal mitokondria juga kloroplas. Bakteri bisa dijumpai di semua tempat. Misalnya di udara, air, tanah dan tempat lainnya. Selama ini bakteri selalu identik dengan penyakit. Memang ada beberapa jenis organisme ini yang bisa menyebabkan infeksi juga penyakit. Meski demikian, sesungguhnya terdapat juga beragam jenis bakteri yang menguntungkan. Tak percaya? Simak uaraian berikut ini.

Bakteri yang bermanfaat secara umum dipergunakan dalam berbagai bidang seperti lingkungan, pangan, industri maupun pengobatan. Misalnya saja bakteri sporafit, ia berperan penting dalam menguraikan jasad makhluk hidup yang telah mati juga sisa atau kotoran dari organisme lainnya di dunia ini. Bakteri tersebut bekerja dengancara mengurai karbohidrat, protein juga komponen senyawa lainnya agar menjadi senyawa amoniak, CO2 maupun komponen senyawa lainnya yang lebih sederhana dari asalnya. Jenis bakteri saporafit atau bakteri pengurai antara lain proteus juga clostridium.
Bakteri yang menguntungkan lainnya adalah bakteri yang digolongkan ke dalam kelompok nitrifikasi, yakni kelompok bakteri yang memiliki kemampuan untuk menyusuk sejumlah senyawa nitrat yang secara umum berlangsung di dalam tanah. Bakteri yang masuk ke dalam kelompok ini memiliki sifat kemolitotrof. Di dalam pertanian, keberadaan bakteri ini tentu menguntungkan sebab nitrat yang ia hasilkan sangat berperan dalam meningkatkan kualitas tanaman. Adapun bakteri yang masuk ke dalam kelompok ini antara lain Pseudomonas stutzeri, paracoccus denitrificans, Pseudomonas aeruginosa dan lain-lain. Selain bakteri ini, ada pula kelompok bakteri yang diberi nama bakteri nitrogen. Bakteri ini juga menguntungkan petani sebab ia mampu mengikat nitrogen yang ada di udara dan menyimpannya di akar sehingga tanaman akan semakin subur. Jenis bakteri nitrat ini antara lain bakteri rhizobium, sinorhizobium, mesorhizobium dan lain-lain.


Sementara itu, dalam bidang pangan, terdapat beberapa bakteri yang berperan dalam proses pengolahan beberapa jenis makanan. Umumnya, makanan yang dihasilkan dengan campur tangan bakteri akan memiliki daya tahan yang ganda serta rasa yang khas. Adapun bakteri yang dimaksud antara lain:
  1. Lactobacillus Bulgaricus juga Streptococcus thermophillus yang dicampur bersama susu dan menghasilkan yoghurt.
  2. Bakteri acetobacter bisa diolah menjadi cuka.
  3. Bakteri acetobacter xylium digunakan dalam proses pembuatan kuliner nata de coco.
  4. Bakteri Streptococcus lactis yang dicampur dengan susu dan menghasilkan mentega.
  5. Lactobacillus sp. yang dicampur dengan ikan atau udang akan menghasilkan terasi.
  6. Lactobacillus sp. yang dicampur dengan buah akan menghasilkan asinan buah.
  7. Pediococcus cerevisiae yang dicampur dengan daging akan menghasilkan sosis.
  8. Lactobacillus bulgaricus juga Streptococcus lactis yang dicampur dengan susu akan menghasilkan kefir.
Sementara itu, bakteri yang menguntungkan dalam bidang kesehatan antara lain:
  1. Bakteri Streptomyces griseus bisa menghasilkan antibiotik streptomycin.
  2. Bakteri Streptomyces aureofaciens bisa menghasilkan antibiotik jenis tetracycline.
  3. Bakteri Streptomyces venezuelae bisa menghasilkan antibiotic jenis chloramphenicol.
  4. Bakteri Penicillium bisa menghasilkan antibiotic jenis penisilin.
  5. Bakteri jenis Bacillus polymyxa bisa menghasilkan sejenis antibiotic bernama polymixin.
Masih ada banyak jenis bakteri yang menguntungkan lainnya. Misalnya saja bakteri yang hidup di organ pencernaan manusia yang bisa membantu proses pencernaan makanan yang kita konsumsi. Misalnya saja jenis bakteri E.coli yang bisa membantu pembusukan makanan juga mampu menghasilkan vitamin jenis K yang sangat penting dalam proses pembekuan darah jika terjadi luka.

Metamorfosis Katak

Proses Metamorfosis Pada Katak

Metamorfosis Katak
Katak merupakan salah satu hewan amfibi yang paling populer. Saat kanak-kanak, biasanya kita mengejar katak dan menjadikannya sahabat saat bermain. Namun beranjak dewasa, pola pikir terhadap katak berubah dan kita menganggapnya sebagai salah satu binatang yang menjijikan. Hal ini boleh jadi dikarenakan kulitnya yang berlendir. Banyak di antara kita yang gagal membedakan yang mana katak dan yang mana kodok. Memang sepintas keduanya mirip. Meski demikian, jika Anda jeli Anda akan dengan mudah menemukan perbedaannya. Katak sendiri memiliki kulit yang kasar dengan bintil hingga berbingkul. Ia memiliki kulit yang cenderung kering dan kaki pada bagian belakangnya cenderung pendek. Hal sebaliknya terdapat pada kodok. Ia memiliki kulit yang lembab berlendir, kaki belakang yang panjang dan tubuh yang bulat atau gempal. Meski dibedakan, namun metamorfosis katak dan juga kodok sama saja. Hidup mereka dimulai dari telur kemudian menjadi kecebong atau berudu dan kemudian menjadi katak atau kodok yang dewasa.

Kehidupan katak juga kodok dimuali dari telur yang oleh sang indukan diletakkan di air atau di tempat-tempat yang basah seperti lumut. Dalam sekali bertelur, induk katak atau kodok bisa mengeluarkan hingga 20000 butir telur. Jumlah ini bergantung pada tingkat kesehatan sang induk. Dalam setahun, induk katak atau kodok bisa bertelur sebanyak 3 kali. Selanjutnya, telur katak akan menetas dan jadilah berudu atau yang biasa kita namai kecebong. Bentuknya serupa dengan anak ikan dengan warna hitam pada sekujur tubuhnya. Kecebong ini bernafas dengan insang yang pada usia tiga minggu akan tertutup secara alamiah oleh kulitnya yang terus tumbuh.
Selanjutnya, metamorfosis katak akan terlihat dari tubuh berudu yang mulai ditumbuhi kaki pada bagian belakang. Biasanya progress ini terlihat di usia delapan minggu. Setelah kaki belakang tersebut tumbuh hampir sempurna, maka kaki bagian depan pada berudu juga akan tumbuh hingga berudu berusia 12 minggu. Selanjutnya, pada bagian ekor berudu akan tumbuh namun perlahan. Dan, ia juga akan memiliki paru-paru sehingga benar-benar menjadi katak dewasa yang hidup di daratan.

Metamorfosis katak ini paling umum dijadikan contoh metamorfosis sempurna. Meski tidak melewati tahapan pupa atau kepompong seperti siklus metamorfosis serangga, namun katak juga mengalami transformasi yang utuh. Jika diperhatikan, berudu yang berangsur-angsur menjadi katak muda yang memiliki ekor. Katak muda ini berbeda dengan katak dewasa. katak muda masih memiliki ekor sementara setelah dewasa, katak tak lagi terlihat memiliki bagian ekor pada tubuhnya. Oleh sebab itu, katak juga bisa disimpulkan melewati 4 tahapan metamorfosis yakni telur, berudu, katak muda dengan ekor,  katak dewasa tanpa ekor.

Source

Proses metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Mau tahu penjelasan proses tersebut ? Berikut ini adalah proses metamorfosis kupu-kupu :


           1. Telur menempel pada daun inang lamanya 2-7 hari.
  1. Ulat (larva) berumur 14-20 hari dengan berganti kulit 4-5 kali, pada umur itu mengkonsumsi daun setara luasan 20x30cm. Larva adalah ulat yang tumbuh dan khusus untuk makan serta mengalami molting beberapa kali, kemudian larva membungkus dirinya sendiri dalam kepompong dan menjadi pupa, tahapan larva sangat berbeda sekali dengan tahapan dewasa.
  2. Kepompong (chrysalis/pupa) berpuasa dan beristirahat selama 14-16 hari, butuh waktu 1-2 jam untuk mengeringan sayap sebelum siang terbang untuk pertama kalinya.
  3. Kupu-kupu dewasa (imago) berumur 14-24 hari, dimana sekitar 7% hidup imago digunakan untuk kopulasi.
.

Manfaat kulit manggis

Manfaat Kulit Buah Manggis


Mengobati Sariawan
Kandungan vitamin C pada manggis juga berfungsi untuk menyembuhkan sariawan. Cara membuat ramuan untuk mengobati sariawan yaitu dengan menyiapkan kulit buah dari 2 buah manggis yang dicuci dan dipotong-potong terlebih dahulu. Rebus kulit manggis dengan 3 gelas air sampai ukuran berkurang 50 persen. Setelah dingin, saring hasil rebusan dan buat untuk berkumur. 

Mengatasi Diare
Buah manggis menjadi buah yang cukup populer di Filipina. Masyarakat Filipina biasanya menggunakan hasil rebusan daun manggis dan kulitnya untukmengatasi berbagai gejala penyakit seperti, menurunkan suhu tubuh saat demam, mengatasi diare, sariawan, disentri, hingga gangguan saluran kencing.

Anti kanker
Kandungan xanthone dalam kulit dan buah manggis bersifat anti proliferasi danapoptosis yakni, efektif untuk menghambat pertumbuhan sekaligus menghancurkan sel-sel kanker.

Mencegah Penyakit Jantung
Buah manggis juga mengandung sejumlah mineral seperti tembaga, mangan dan magnesium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh untuk membantu mengontrol detak jantung, dan tekanan darah. Dengan demikian, buah manggis menawarkan perlindungan terhadap stroke dan penyakit jantung koroner.

Meremajakan Kulit
Khusus untuk wanita, Anda pasti menyukai khasiat dari kulit buah manggis yaitu bikin Anda lebih awet muda. Kandungan anti oksidan di dalamnya mampu mencegah penuaan dini dan meregenerasi sel kulit. Bahkan pada Anda yang mengalami berbagai penyakit kulit.

SOURCE

Senin, 22 September 2014

Soal Latihan Tugas 5 (SEJARAH)

1. Sidang pertama BPUPKI membahas masalah ... .
a. rumusan dasar negara  c. wilayah negara
b. rancangan undang-undang dasar Negara d. pemilihan presiden dan wakil presiden

2. Salah satu kebijakan Koiso yang berbeda dengan para pendahulunya mengenai tanah jajahan Indonesia yaitu ... .
a. menghapuskan kerja paksa romusha c. menyerahkan Indonesia kepada Sekutu
b. memberikan janji kemerdekaan d. memasuhkan Indonesia dalam pemerintahan Jepang

3. Tugas utama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah ... .
a. mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan negara Indonesia merdeka
b. menyusun teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
c. memberikan pertimbangan kepada pemerintah Jepang
d. menerima penyerahan kekuasaan dari Jepang

4. Rumusan sila dasar negara dalam Piagam Jakarta yang diganti pada awalnya berbunyi ... .
a. mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
b. ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat-syariat Islam bagi para pemeluknya
c. persatuan Indonesia
d. Ketuhanan Yang Maha Esa

5. Faktor utama yang menyebabkan Jepang menyerah kepada Sekutu yaitu ... .
a. Indonesia menuntut segera diberi kemerdekaan
b. Italia dan Jerman tidak mau membantu Jepang
c. dibomnya kota Hiroshima dan Nagasaki
d. desakan dari Amerika Serikat untuk segera menyerah

6. Sidang BPUPKI pada tanggal 29 Mei - 1 Juni 1945 menampilkan 3 pembicara mengenai dasar negara, yaitu ... .
a. Mr. Mohammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Supomo, Ir. Soekarno
b. Mr. Mohammad Yamin, Sutan Syahrir, Ir. Soekarno
c. Mohammad Hatta, Prof. Dr. Mr. Supomo, Ir. Soekarno
d. Mr. Mohammad Yamin, Sutan Syahrir, Ir. Soekarno

7. Panitia Sembilan menggodok rumusan hasil sidang BPUPKI yang oleh Mohammad Yamin diberi nama ... .
a. Piagam Jakarta c. Dasasila Bandung
b. Jakarta Message d. Bandung Spirit

8. Salah satu rumusan dasar negara menurut Ir. Soekarno yaitu ... .
a. keadilan social c. kesejahteraan rakyat
b. kekeluargaan d. ketuhanan yang Maha Esa

9. Pada sidang BPUPKI terjadi pertentangan antara golongan Islam dengan golongan sekuler sebab ... .
a. golongan Islam menginginkan Indonesia ditegakkan berdasarkan syariat Islam
b. golongan Islam dan sekuler berbeda pendapat mengenai tokoh pemimpin negara
c. golongan sekuler tidak mau tunduk kepada golongan Islam
d. golongan Islam dianggap memihak pada Jepang

10. PPKI yang resmi dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945 mengemban tugas untuk ... .
a. mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan bagi pendirian negara
b. merancang undang-undang dasar sebagai syarat suatu negara
c. merumuskan undang-undang dasar sementara
d. membentuk kabinet Indonesia