Kamis, 26 Februari 2015

FAKTA UNIK TENTANG KUCING


Tahukah kamu, kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu hewan predator paling hebat di dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu species, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 species. Namun karena ukurannya terbilang kecil, maka tidak berbahaya bagi manusia (syukurlah…). Namun tetap saja sangat berbahaya apabila kucing ini terinfeksi rabies, seperti yang dikutip dari beritaunik.net
Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu orang Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka. Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing di dunia yang termasuk galur murni atau kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung. Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering dicari dan mahal harganya.
Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”. Kalau bahasa Jepang sering ditulis dengan kata “Nya”.
Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih, si pussy bisa mencapai berat badan 23 kg. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.
Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka adalah agen pembersih yang kuat. tapi dapat memicu alergi pada manusia. Kadangkala kucing memuntahkan semacam hairball atau gulungan rambut yang terkumpul di dalam perutnya. Sementara itukucing dapat menyimpan energi dengan cara tidur lebih sering ketimbang hewan lain. Lama tidur kucing bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari!
Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes tersebut.

7 TANDA MISTERIUS YANG MUNCUL JIKA KAMU AKAN MATI

Pertanda Pertama

Kematian seseorang sudah dekat bila perlahan warna kulitnya berubah menjadi pucat dan ada kemerahan. Usia orang tersebut tidak akan lebih dari 6 bulan lamanya.

Pertanda Kedua

Bila seseorang sudah tak dapat lagi melihat bayangannya di depan cermin, kaca atau air, maka kematian akan segera menjemput orang tersebut. Uniknya, hanya orang itu saja yang tahu, sedangkan orang lain tidak akan menyadarinya.

Pertanda Ketiga

Ketika seseorang mulai melihat banyak benda hanya terlihat semuanya hitam. Kematian semakin dekat dan akan segera menjemput.

Pertanda Keempat

Bila dalam seminggu tangan kiri seseorang kejang-kejang maka usia orang itu tidak akan lebih dari satu bulan lamanya.

Pertanda Kelima

Jika kesensitifan indera seseorang mulai kebal dan tak dapat digunakan, maka usianya hanya akan bertahan 6 bulan lamanya.

Pertanda Keenam

Jika seseorang tidak dapat melihat cahaya bulan, matahari atau bahkan api, maka tanda tersebut mengindikasikan ia akan segera meninggal.

Pertanda Ketujuh

Jika lidah mulai kaku, gusi menebal dan bengkak dalam kondisi seseorang sedang sakit, maka usianya tidak akan lama lagi.
Tidak semua orang mempercayai tanda-tanda kematian di atas. Tanda tersebut memang diceritakan oleh kepercayaan Hindu seperti dikatakan Dewa Siwa terhadap pengikutnya. Benar atau tidaknya, hingga saat ini masih tetap menjadi sebuah misteri yang tak terpecahkan.

FAKTA-FAKTA TERSELUBUNG TENTANG TUBUH MANUSIA

Sperma
Seorang pria dapat menghasilkan sperma baru sekitar 10 juta setiap harinya. Jumlah tersebut cukup untuk mengisi penuh planet bumi selama 6 bulan. Karenanya, jika kelahiran tidak dikontrol, bumi ini pasti sudah penuh.

Air Liur
Mungkin ini akan mengejutkan Anda. Tahukah kalau seseorang menghasilkan air liur yang cukup untuk mengisi dua kolam renang?

Mata
Tahukah sebenarnya sebagian besar bayi dilahirkan dengan mata berwarna biru. Paparan sinar ultraviolet serta zat melanin yang diturunkan oleh orang tualah yang membuat warna mata tersebut berubah.

Hidung
Mungkin tidak semua orang mengetahuinya. Sebenarnya setiap orang mempunyai bau yang unik. Tak ada satu orang pun yang mempunyai bau badan yang sama. Kecuali pada kembar identik.

Otak
Otak manusia tak bisa merasakan sakit. Karenanya dokter bisa membuka tengkorak pasien untuk melihat otak saat pasien tersadar. Otak juga selalu bekerja. Rata-rata manusia berpikir dalam sehari adalah 70.000 kali dan sebenarnya otak justru lebih aktif saat kita tidur.
Yang mengejutkan, meski otak bagian kecil dari tubuh kita, otaklah yang paling banyak mengkonsumsi oksigen yang kita hirup serta kalori yang kita makan yakni sekitar 20 persen. Bahkan otak mampu menghasilkan tenaga sekitar 25 watt.

Tulang
Tulang manusia sebenarnya sangat kuat. Sepotong tulang seukuran korek api dapat menopang 9 ton kali lebih berat dibanding berat tulang itu sendiri. Tulang manusia juga menghilang seiring pertumbuhan. Saat lahir, seorang manusia mempunyai 300 tulang. Namun saat ia dewasa, jumlah tulang tersebut hanya tinggal 206 tulang dikarenakan beberapa tulang bergabung menjadi satu.

Kulit
Kulit selalu memperbaharui diri. Setiap menit 50,000 sel kulit rontok sepanjang hari. Seumur hidup itu setara dengan 18.1 kg kulit. Dan jika Anda mencoba untuk menguliti seseorang hidup-hidup, Anda akan mendapat lembaran kulit selebar 20 meter persegi.

Perut
Tahukah Anda, enzim pencernaan yang dihasilkan di dalam perut Anda cukup kuat untuk melarutkan seng. Lalu kenapa perut kita tidak hancur? Jawabannya adalah sel-sel perut diperbaharui lebih cepat dibanding saat asam menghancurkan mereka. Menakjubkan!

Sel Telur
Nah, fakta yang satu ini pasti lebih mengejutkan lagi. Ternyata ovarium seorang wanita dapat menghasilkan lebih dari setengah juta telur. Namun hanya sekitar empat ratus dari sel telur tersebut yang mendapatkan kesempatan untuk dapat menciptakan kehidupan setelah dibuahi.

Otot
Sesungguhnya otot yang paling kuat mungkin otot mata. Sebab otot mata melakukan pekerjaan lebih dari apa yang pernah Anda pikirkan sebelumnya. Tubuh Anda mengkonstraksikan otot-otot mata untuk fokus sekitar 100.000 kali dari matahari terbit hingga matahari terbenam. Yang demikian setara dengan Anda berjalan 80 km setiap harinya.

Paru-paru
Paru-paru manusia memiliki lebih dari 300 juta alveoli yang apabila dijulurkan maka panjangnya mencapai 2.413 km.

Kaki
Kaki manusia ternyata memiliki sekitar setengah juta kelenjar keringat yang dapat menghasilkan sampai setengah liter setiap harinya. Bau yang dihasilkan apabila keringat sebanyak itu tercemar oleh bakteri sudah sama dengan bau busuk keju basi.

Tulang Rawan
Saat Anda pergi tidur di malam hari, sesungguhnya tinggi badan Anda berkurang sekitar 1 cm dibanding saat Anda bangun di pagi hari. Hal ini dikarenakan tulang rawan Anda dikompresi sepanjang hari.

Jantung
Jantung adalah bagian tubuh yang selalu bekerja keras sepanjang hari. Setiap hari jantung menciptakan energi yang bisa menggerakkan sebuah kereta sepanjang 30 km. Sepanjang hidup itu sama dengan jarak dari bumi ke bulan, pergi-pulang.

Sejarah Pembentukan Galaksi

1. Teori Kabut Nebula
Bumi kita terbentuk sekitar 4,6 milyar tahun yang lalu bersamaan dengan terbentuknya satu sistem tata surya yang dinamakan keluarga matahari. Satu teori yang dinamakan "Teori Kabut (Nebula) menceritakan kejadian tersebut dalam 3 (tiga ) tahap :

Nebula

Matahari dan planet-planet lainnya masih berbentuk gas, kabut yang begitu pekat dan besar.
Kabut tersebut berputar dan berpilin dengan kuat, dimana pemadatan terjadi di pusat lingkaran yang kemudian membentuk matahari. Pada saat yang bersamaan materi lainpun terbentuk menjadi massa yang lebih kecil dari matahari yang disebut sebagai planet, bergerak mengelilingi matahari.
Materi-materi tersebut tumbuh makin besar dan terus melakukan gerakan secara teratur mengelilingi matahari dalam satu orbit yang tetap dan membentuk Susunan Keluarga Matahari
Asteroid adalah salah satu anggota keluarga matahari, apabila bergerak terlalu dekat dengan bumi, gravitasi bumi akan menarik asteroid tersebut ke atmosfir bumi, bergesekan dan terbakar.
Bagian yang tidak habis terbakar jatuh di bumi disebut meteorit.
Description: http://www.sylvesterwidyo.bravehost.com/sejara10.jpg
Secara umum meteorit dapat dikelompokkan menjadi 3 grup :
1.      Meteorit besi (siderit, formulasi unsur Fe dan N)
2.      Meteorit campuran besi - batu (sicerolit)
3.      Meteorit batu (aerolit, komposisi utama adalah silikat/SiO2)





Tektit
Nama tektit berasal dari bahasa Yunani "tektos" yang berarti cair, lelelh. Biasanya tektit berwarna hitam, hijau atau coklat, bersifat "amorf", secara fisik mempunyai kemiripan dengan obsidian.
Tektit terjadi sebagai dampak tumbukan meteorit dengan permukaan bumi, dimana akibat dari tumbukan tersebut menyebabkan terjadinya loncatan material yang bersifat cair yang kemudian membeku dengan cepat.
Tektit berukuran hanya beberapa gram, kadang-kadang ada yang mencapai berat 12 kg.
Tektit mempunyai bentuk-bentuk yang unik diantaranya ada yang berbentuk kancing, bel, oval, tetesan air mata.
Penamaan tektit diambil dari tempat dimana tektit tersebut ditemukan, contoh : Moldavit (dari Moldavia, Cekoslovakia), Philippinit (dair Filipina), Javanit (dari Jawa), Bilitonit (dari Biliton/Belitung)

2. Teori Big Bang & Bintang kembar


Pada mulanya para ilmuan berpijak pada hipotesa bahwa jagad raya tidak mengembang (statis). Namun dengan berjalannya waktu, pandangan tersebut mulai berubah sejak diperkenalkannya hukum gravitasi Newton. Hukum gravitasi Newton mampu menjelaskan secara tepat gerakan benda termasuk benda-benda langit seperti bumi, bulan dan planet. Penemu planet Uranus bernama William Herschel mempublikasikan hasil penelitiannya tentang bintang kembar pada
tahun 1782. Ternyata interaksi antar bintang pun menuruti hukum gravitasi Newton.  Bila jagad raya statis maka seluruh bintang dijagad raya ini saling tarik menarik sehingga akan terbentuk satu massa yang sangat besar sekali. Nyatanya hal ini tidak terjadi. Dengan demikian penemuan ini memperkuat dukungan bahwa sebenarnya jagad raya tidak statis.
Pada saat Einstein memperkenalkan teori relativitas umum pada tahun 1917, kepercayaan tentang keberadaan jagad raya statik masih berlangsung. Oleh karena itu, Einstein memodifikasi teorinya dengan menambahkan satu suku yang dikenal dengan konstanta kosmologi. Konstanta ini merupakan gaya antigravitasi yang bersifat mengimbangi gaya gravitasi sehingga menghasilkan solusi untuk jagad raya statik. Akhirnya ia sadar bahwa hal ini merupakan suatu tindakan yang paling bodoh yang ia perbuat selama hidupnya.
Hipotesa lain yang menentang bahwa jagad raya statis adalah teori “ENTROPI”. Menurut teori entropi, jagad raya ini mempunyai umur (asal-usul) dan makin lama makin kacau. Hipotesa ini membuat hipotesa jagad raya statis semakin pudar. Bila umur jagad raya ini dianggap sudah tua sekali, maka keadaan sekarang pasti sudah kacau. Ternyata keadaan jagad raya sampai saat ini cukup teratur, berarti umur jagad raya masih muda.
BIG BANG
Sebuah revolusi telah terjadi, jagad raya ternyata tidak tinggal diam (statik) tetapi mengembang. Fakta ini menjadi landasan dari kosmologi modern. Astronom Amerika Serikat bernama Edwin Hubble, pada tahun 1929 mempublikasikan salah satu kertas kerjayang menyatakan bahwa galaksi-galaksi bergerak menjauhi kita sebanding dengan jarak galaksi dengan kita. Pernyataan ini dikenal sebagai hukum Hubble yang
ditulis sebagai berikut : v = Hor dengan Ho : suatu konstanta yang disebut konstanta Hubble. Jarak antara benda-benda langit makin lama makin jauh satu dengan yang lainnya. Pengamat di bumi melihat bahwa semua benda langit bergerak menjauhi bumi.
Bayangkan sebuah bola berjari-jari r dengan seorang pengamat pada titik O. Kita anggap bahwa gerakan galaksi pada permukaan bola adalah akibat dari gaya gravitasi di dalam bola. Diluar bola gaya gravitasi saling menghilangkan (anggapan ini telah dibuktikan melalui teori relativitas Einstein untuk jagad raya yang tak berhingga).
Anggap m adalah massa dari suatu galaksi pada permukaan bola dan anggap M adalah massa total galaksi pada permukaan bola. Jika adalah kerapatan materi di dalam bola pada waktu sekarang maka, Description: http://www.sylvesterwidyo.bravehost.com/sejara14.jpg
Jika tidak ada gaya lain selain gaya gravitasi, maka energi total dari massa m itu adalah: E = 1mv2 - GMm 2 r dengan v adalah kecepatan galaksi. Energi ini dapat bernilai positif, negatif atau nol tergantung pada harga v. Jika E positif, galaksi M akan terus bergerak menjauh selamanya dari pengamat O dan akan mencapai titik tak terhingga. Jika E negatif maka sistem akan terikat, galaksi m akan tertarik kembali ke titik O. Jika E sama dengan nol, maka galaksi akan terus menjauhi titik O dengan kecepatan yang makin lama makin kecil dan akan mencapai nol di titik tak berhingga.
Kesimpulan mengenai kemungkinan berbagai harga E ini berlaku juga bagi semua pengamat selain di bumi. Sehingga kita bisa simpulkan bahwa jika E positif jagad raya akan terus berkembang, sedangkan jika E negatif jagad raya ini akan berhenti mengembang dan runtuh.
Description: http://www.sylvesterwidyo.bravehost.com/sejara15.jpg
Karena v = Hor, jika E = 0 maka, dengan kata lain jika kerapatan jagad raya ini sebesar jagad raya hampir terikat, dan akan terus mengembang sampai tak berhingga.
Situasi yang sama terjadi ketika kita melemparkan benda ke atas. Jika kecepatan yang kita berikan tinggi sekali, maka benda tersebut bisa tidak kembali lagi ke bumi. Tetapi kalau kecepatannya kecil maka setelah mencapai ketinggian tertentu benda akan balik ke bumi.
Penentuan ini merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Orang mencoba menghitung dengan mengambil suatu ruang volume tertentu lalu menghitung massa galaksi (bintang-bintang) di dalamnya. Perhitungan massa galaksi dapat dilakukan dengan menghitung pengaruh gravitasi dari galaksi terdekat. Misalnya jika 2 galaksi mengorbit satu sama lain, jika jarak dan kecepatannya diketahui maka dengan menggunakan rumus Keppler kita bisa memperoleh besar massa dari galaksi tersebut. Perhitungan ternyata hanya 10 sampai 20% dari harga . Hal ini menyimpulkan bahwa jagad raya tidak mengembang. Namun para kosmologis tidak putus asa, mereka mengganggap bahwa di jagad raya ini pasti ada materi yang tidak terlihat (dark matter) yang membuat jagad raya lebih padat sehingga cocok dengan kenyataan bahwa jagad raya ini mengembang.
Kelihatannya ini terlalu dipaksakan, namun orang sudah melihat sedikit titik terang tentang keberadaan dark matter ini. Ada bermacam kandidat untuk dark matter ini diantaranya adalah : magnetik monopol (jika ada), black hole (jika banyak), neutrino (jika bermassa).Hal ini masih menjadi perdebatan sengit di kalangan ilmuwan.
Jika jagad raya ini mengembang, maka pada waktu lampau alam semesta ini sesungguhnya berasal dari satu pusat yang sangat padat. Pada suatu ketika pusat ini meledak dan mulai mengembang. Ledakan ini disebut "big bang".
Sekarang mari kita hitung secara kasar kapan terjadinya big bang itu. Anggap bahwa jagad raya dari semenjak terjadinya big bang sampai mengembang, memiliki kecepatan yang tetap (percepatan nol). Jika jarak galaksi terjauh adalah r dan big bang terjadi pada waktu To dari sekarang, maka besarnya To dapat dicari dengan rumus Hubble sebagai berikut : v = Hor r = Hor To To = 1 Ho Perkiraan dari harga ini adalah sekitar 10 sampai 15 bilyun tahun.
Jika ide big bang ini benar, maka pada mulanya setelah terjadi ledakan suhu jagad raya mulai turun, lalu terbentuk hidrogen, helium dan atom-atom lain. Atom-atom ini kemudian bergabung menjadi materi yang disebut galaksi.
3. Teori TumbukanDescription: tumbukan komet
Kanan : gambaran artis tentang tumbukan komet dengan permukaan Bumi jika dilihat dari angkasa, yang menerbitkan gelombang pasang raksasa dan pijar api yang sangat besar (sumber : NASA).
Masih kita dengan peristiwa spektakuler pada 18 - 24 Juli 1994, ketika pecahan-pecahan komet Shoemaker Levy 9 menghantam permukaan Jupiter dan menerbitkan percikan bola api raksasa selama puluhan menit dengan diameter yang lebih besar dibanding diameter Bumi ? Dan, jangan kaget kalau peristiwa semacam ini pernah juga terjadi di Bumi kita jutaan tahun silam. Diduga, 60 juta tahun yang lalu, sebuah komet berdiameter 10 km menumbuk permukaan Bumi di semenanjung Yucatan, Amerika Selatan. Tumbukan ini menghasilkan kawah raksasa berdiameter sekurangnya 200 km dan diduga menerbitkan gelombang pasang ke seluruh dunia serta menyemburkan material ke atmosfer Bumi, menghalangi cahaya Matahari sehingga matilah 70 % kehidupan di muka Bumi. Inilah zaman ketika dinosaurus secara mendadak lenyap dari muka Bumi.
Namun, percayakah anda jika asal usul kehidupan diduga juga berawal dari proses tumbukan komet ke permukaan Bumi, milyaran tahun silam ? Empat milyar tahun silam, Bumi yang sedang berada dalam masa awal sejarahnya mengalami serangkaian bombardemen komet-komet dari antariksa. Para ilmuwan menamai periode ini sebagai Late Heavy Bombardement (LHB). Diduga, pada masa ini Bumi mendapatkan molekul-molekul organik yang penting dari komet-komet yang menumbuknya - yang diistilahkan dengan komet-komet kamikaze. Cukup menarik perhatian, saat ini telah dketahui 70 macam asam amino - batu bata penyusun protein - yang ditemukan pada meteorit-meteorit yang berserakan di permukaan Bumi. Dari 70 macam asam amino tersebut hanya 8 macam saja yang termasuk ke dalam 20 macam asam amino esensiil yang dibutuhkan manusia. Sebuah meteorit, yang dinamakan meteorit Murchison - ditemukan di Australia pada 1969 - diketahui mengandung asam aminobutirat dan valin.
Eksperimen Blank
Description: bagan percobaan
Atas : inilah bagan peralatan yang digunakan dalam eksperimen Blank. Panah merah di sebelah kanan memperlihatkan arah gerak peluru-peluru soda berkeceatan tinggi, sementara tiga buah segitiga merah memperlihatkan pin-pin transduser untuk mengukur kecepatan peluru. Setelah tumbukan berlangsung, sampel terlempar ke tanki jebakan dan ditampung untuk dianalisis (sumber : Jennifer Blank, University California of Berkeley)
Gambaran bahwa asal usul kehidupan berawal dari langit memperoleh pondasi penguat setelah Jennifer Blank, seorang geokimia dari University of California melakukan sebuah eksperimen yang dibiayai bersama dengan NASA. Bekerja sama dengan koleganya di University of Chicago dan Los Alamos National Laboratory selama tiga tahun terakhir, Blank merancang sebuah simulasi yang menggambarkan tumbukan komet dan pengaruhnya terhadap polimerisasi asam amino. Blank menggunakan peluru dari soda padat yang dipacu pada kecepatan 1,6 km/detik sebagai model bagi komet. Sementara sebagai target digunakan lempengan stainless steel berdiameter 2 cm dengan ketebalan 0,5 cm. Dalam tanki target diciptakan kondisi dimana disemburkan tetes-tetes air yang mengandung lima macam asam amino : fenilalanin, prolin, lisin (merupakan anggota asam amino esensiil), asam aminobutirat dan valin (ditemukan pada meteorit Murchison).
Dalam eksperimen ini Blank mengatur suhu, tekanan ruang eksperimen dan selang waktu tembakan sebagai variabel. Selanjutnya untuk menganalisis produk eksperimen digunakan kromatografi cairan dan spektrometer massa di Laboratorium Argonne, Los Alamos. Dari sini didapatkan informasi tentang jenis dan konsentrasi molekul yang ada.
Cukup mengejutkan, Blank dan koleganya mendapatkan bahwa asam-asam amino yang ada di dalam tanki eksperimen, setelah mengalami tumbukan dengan peluru-peluru soda berkecepatan tinggi, menjalani proses polimerisasi membentuk peptida, dalam bentuk dipeptida, tripeptida dan tetrapeptida. Lebih lanjut lagi, rasio peptida yang terbentuk tergantung kepada suhu dan tekanan ruang eksperimen serta durasi penembakan.
Berkait dengan hasil eksperimen ini, Blank mengestimasikan bahwa asam-asam amino yang terbentuk di atmosfer Bumi - seperti yang dibuktikan oleh eksperimen Miller - mengalami polimeisasi membentuk peptida oleh tumbukan komet. Dan proses bombardemen komet yang berlangsung terus menerus menyebabkan polimerisasi berlangsung terus menerus pula, dimana peptida membentuk polipeptida (protein). Agar proses ini bisa berlangsung, seorang Benton Clark dari Lockheed Martin Astronautics di tahun 1988 menyarankan bahwa obyek yang menumbuk - baik komet maupun asteroid - haruslah cukup lambat sehingga air dan senyawa organik dapat bertahan dari pemecahan akibat tumbukan. Obyek semacam itu - yang umumnya berkecepatan 25 km/detik - harus datang dari ketinggian maksimal 25o dari horizon, sehingga akan cukup terlambatkan oleh gesekan dengan atmosfer. Clark mendapatkan penguatan dari pernyataan Eugene Shoemaker - pemburu komet paling fenomenal di abad lalu - yang menyatakan bahwa pada masa awal sejarah Bumi, beberapa persen komet dan asteroid yang menumbuk datang dari ketinggian yag rendah.
Miller
Description: eksperimen millerEksperimen Blank memang belum bisa menjawab bagaimana kehidupan muncul, terlebih yang baru dicapai hanyalah tahap polimerisasi asam amino menuju peptida dan protein. Namun, eksperimen semacam ini merupakan satu langkah maju yang sama nilainya dengan eksperimen Miller di tahun 1953 yang terkenal.
Kiri : perangkat eksperimen Miller - Urey. Air didihkan untuk membentuk uap air yang selanjutnya disalurkan ke ruang reaksi bersama-sama dengan uap amoniak, gas hidrogen dan metana. Elektroda-elektroda listrik dinyalakan secara periodik dalam ruang reaksi dan hasil reaksi diarahkan pada pipa yang lain untuk selanjutnya diembunkan dan dianalisis. Anda dapat menyaksikan animasi eksperimen ini di sini (Sumber : AccesExcellence.Org).
Pada dekade 50-an, Harold Urey - penemu isotop Deuterium dan sekaligus peraih hadiah Nobel - mengemukakan bahwa molekul-molekul senyawa organik yang kompleks seperti asam amino dan gula dapat diproduksi di atmosfer Bumi purba dengan bantuan kilatan listrik. Di tahun 1953, Urey bersama Stanley Miller merancang perangkat eksperimen yang mencoba mengkondisikan atmosfer purba Bumi yang berlimpah dengan gas-gas metana, hidrogen, amoniak dan air. Dengan bantuan pijar listrik, keduanya mendapatkan bahwa eksperimen ini menghasilkan produk berupa campuran berbagai macam gula dan asam amino. Dengan eksperimen ini, muncullah teori bahwa kehidupan berawal dari atmosfer Bumi purba.
Namun kalangan astronomi memiliki teori tersendiri yang tak kalah menarik. Berdasarkan pengamatan, terdapat cukup banyak substansi kehidupan yang terkandung dalam awan-awan gas antar bintang ataupun debu-debu antar planet. Subsansi tersebut meliputi molekul-molekul sederhana - semacam air, metana, amoniak, hidrogen sianida dan alkohol (termasuk etil alkohol, bahan baku minuman keras) - hingga molekul-molekul kompelks. Hal ini dibuktikan lagi dengan enemuan sejumlah asam amino yang terdapat dalam meteorit. Diduga, meteorit ini merupakan sisa inti sebuah komet yang telah habis menguap.
Description: protoselDalam eksperimen NASA yang lain di laboratorium antariksa mini yang dibawa dengan pesawat ulang alik, didapatkan bahwa para ilmuwan NASAAustrobiology Institute berhasil merekayasa struktur organik mirip sel primitif (gambar kanan, sumber : NASA). Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kehidupan dimungkinkan berasal dari angkasa luar dan justru dibawa oleh komet-komet yang menumbuk permukaan Bumi di masa silam. "Sekitar satu komet yang datang ke Bumi selama periode satu tahun dengan sudut tumbukan yang kecil mampu memproduksi senyawa organik yang ekivalen dengan oksidasi atmosferik Miller-Urey yang berlangsung terus menerus selama setahun ", tambah Blank. Kemampuan asam-asam amino untuk bertahan, sebagaimana yang ditunjukkan dalam eksperimennya, semakin menguatkan idea di atas.

Source

Fakta-Fakta Menarik Tentang Platypus

gambar platypus
Platypus (Ornithorhynchus anatinus) adalah mamalia semi-akuatik asal Australia timur. Hewan ini termasuk dalam keluarga Ornithorhynchidae. Platypus adalah satu-satunya mamalia yang bertelur. Fakta lain yang sangat aneh tentang hewan ini adalah bahwa mereka adalah mamalia yang berbisa. Berikut beberapa fakta unik dan menarik tentang platypus.
- Bulu tebal berwarna coklat pada tubuh dan ekor platypus berfungsi menjaga hewan ini agar tetap hangat. Bulu ini juga tahan air. Platypus biasanya menggunakan ekornya untuk menyimpan cadangan lemak, seperti yang dilakukan tasmanian devil dan domba berekor gemuk.
- Meski tergolong mamalia, platypus memiliki kaki berselaput dan paruh besar seperti bebek.
- Berat platypus sekitar 0,7-2,4 kg; betina lebih kecil dibandingkan pejantan. Panjang rata-rata platypus jantan sekitar 50 cm, sementara betina rata-rata 43 cm.
- Rata-rata suhu tubuh kelompok hewan mamalia plasental adalah sekitar 37 derajat Celcius, namun platypus memiliki suhu 32 derajat Celcius.
- Tidak seperti betina, taji platypus jantan dikenal memiliki racun. Meskipun racun platypus bisa membunuh binatang kecil, namun racun itu tidak bisa membunuh manusia, hanya menimbulkan rasa sakit saja.
- Platypus adalah satu-satunya mamalia yang memiliki indera sensor listrik. Mereka bisa mengidentifikasi mangsanya dengan mendeteksi medan listrik yang dipancarkan oleh kontraksi otot.
- Platypus rata-rata bisa hidup sampai 17 tahun di alam liar; sedangkan di penangkaran mereka hanya bisa hidup sampai 11 tahun.
- Platypus sebenarnya adalah hewan nocturnal (hewan malam), tetapi mereka juga tetap aktif pada siang hari.
- Platypus adalah perenang yang sangat baik dan mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air untuk mencari makanan. Mereka bisa tetap berada di dalam air selama sekitar 30 detik, tapi juga bisa bertahan lebih lama dari itu.
- Platypus adalah spesies karnivora dan mereka memakan udang, annelida, larva serangga, dan hewan kecil lain.
- Platypus bisa tidur hingga 14 jam per hari, hal ini mungkin disebabkan karena mereka makan krustasea yang mengandung banyak kalori.

Para Peneliti Yakin ada Kehidupan di Planet Mars

Banyak penemuan – penemuan baru yang dihasilkan oleh para ilmuwan NASA. Para pemerhati sejarah serta luar angkasa pastinya masih ingat mengenai hal yang terjadi pada Juli 1976 di mana salah satu pesawat penjelajah luar angkasa, Viking 1 berhasil mendarat di Mars dan belum menemukan jejak kehidupan di sana. Akan tetapi pada saat ini, para ilmuwan meneliti kembali sampel tanah yang di bawah dari planet Mars oleh Viking 1, salah satunya yaitu menemukan ada tanda kehidupan di planet mars. Para ilmuwan, ahli fisika maupun analis dari berbagai kalangan sepakat untuk menyimpulkan bahwa dari sampel garam yang dikandung sampel tanah yang di ambil dari mars tersebut merupakan bukti bahwa dahulu terdapat kehidupan di planet mars, karena juga terdapat beberapa bentuk mikroba ataupun mikro organisme.
marspic_1024
Dari hal tersebut para peneliti serta analis terus mencari kompleksitas di dalam sampel tersebut. Salah satunya yaitu peneliti yang berasal dari California Keck Institute serta Universitas Siena yang mengatakan bahwa mereka berhasil menemukan hal yang mengejutkan dari sampel tersebut. Hal mengejutkan tersebut yaitu ketika melakukan penelitian dari sampel yang dibawa oleh Viking 1, yang kini juga ditemukan hal yang sama, yaitu zat perchlorates dari sampel yang dibawa pesawat explorasi ke mars, Phoenix di tahun 2008.
Salah satu peneliti dari NASA Ames Research Centre, Christoper McKay juga mengatakan bahwa di dalam penelitian tersebut merupakan salah satu upaya untuk mencari bukti mengenai kehidupan organic di planet mars, dan bukan untuk mencari bukti tentang kehidupan organisme di masa lalu pada planet mars. Dan juga salah satu peneliti dari USC Keck School of Medicine, Josheph Miller juga mengungkapkan bawa hasil penelitian yang telah mereka lakukan selama ini menyatakan bahwa adanya suatu kehidupan di planet mars. Tentunya kabar penemuan tersebut menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi para pencinta UFO maupun para ilmuwan. Dan dengan penelitian tersebut juga, menjadikan banyak orang untuk berpikir ulang mengenai perkataan “ We are alone in this universe “.
Untuk selanjutnya para peneliti NASA melakukan penelitian lanjutan dengan cara akan mengirim kembali sebuah pesawat luar angkasa ke planet mars yaitu salah satunya adalah pesawat Curiosity yang akan menjelajah planet mars dan meneliti tanda – tanda kehidupan di planet mars tersebut. Di dalam misi tersebut, Nasa mengeluarkan dana sekitar $2.5 Miliyar yang menghasilkan sebuah pesawat dengan tenaga nuklir. Untuk jangka panjang, para peneliti juga akan mengadakan pengiriman misi kembali ke mars yang direncanakan pada tahun 2016, dan misi tersebut diberikan nama Exo Mars Trace Gas Orbiter di mana misi tersebut memiliki tujuan untuk menganalisa atmosfer yang ada di planet Mars dan juga mencari bukti – bukti aktivitas biologi ataupun geologi pada planet yang memiliki julukan sebagai planet merah tersebut. Jika dalam penelitian tersebut menghasilkan adanya sebuah tanda – tanda kehidupan maka ada kemungkinan juga, planet mars bisa ditinggali serta dijadikan tempat hidup untuk para manusia.

Penelitian tentang keberadaan Alien dan Ufo di Bumi

Dalam mempelajari masalah UFO, saya sebenarnya lebih suka menekankan pada unsur “Siapa di balik UFO itu” bukan “Apa UFO itu”. Tentu kalau menjawab apakah UFO itu, bisa dijawab dengan lebih mudah, yaitu merupakan suatu obyek terbang yang tak dikenal (bila ada obyek tak dikenal di laut dinamakan USO).
Berbicara masalah “Siapa di balik UFO” tentunya kita akan membicarakan apa yang dinamakan “alien”. Alien jelas merupakan makhluk asing dan non human. Banyak pertanyaan yang diajukan tentang masalah alien (UFO) ini, misalnya:
1. Dari manakah datangnya mereka?
2. Ada alien jenis apa saja?
3. Apakah mereka itu baik atau buruk?
4. Mengapa mereka sering menculik manusia?
5. Apa tujuan mereka terhadap manusia?
6. Adakah kaitan alien dengan sejarah manusia?
7. Bagaimana para nabi menubuatkan masalah alien ini?
8. Adakah hubungan alien (UFO) dengan nubuat tentang akhir jaman?
Membahas soal UFO atau alien ini tidak mudah. Mengapa sulit? Karena obyek/subyek yang diteliti tidaklah ada di depan kita dan kita tidak bisa memintanya datang sesuka kita. Laporan-laporan penampakan UFO atau perjumpaan manusia dengan alien, juga masih sering diragukan. Bahkan peristiwa jatuhnya UFO di Roswell tahun 1947 di mana ada 4 alien (2 mati, 1 lari kemudian ditembak oleh seorang tentara yang tegang, dan satu lagi sekarat dan akhirnya mati di rumah sakit) yang di autopsi oleh pihak militer (AU) AS. Namun semuanya itu ditutupi dan dianggap tidak ada. Laporan resmi dari pihak pemerintah hanyalah sebuah balon percobaan AS yang bernama Skyhook. Tapi masyarakat umum tidak mudah begitu saja percaya dan kemudian lahirlah teori “Alien conspiracy”.
Indonesia termasuk cukup sering dilewati UFO, banyak laporan yang terdata dan ada juga kasus orang Indonesia yang diculik UFO. Namun tentu saja kembali ke pertanyaan, apakah itu semua bisa dipercaya? Laporan memang bisa dikarang, foto memang bisa direkayasa, bukti apapun bisa dibuat. Bagi orang yang percaya, sedikit bukti sudah cukup. Bagi orang yang skeptik, dia butuh bukti yang benar-benar ilmiah dan dapat dipertanggung jawabkan. Bagi orang yang fanatik anti, bukti sebagai manapun banyaknya tak akan mengubah sikapnya.
Dari kesulitan yang ada, nampaknya mempelajari UFO banyak kendalanya. Tak ada satupun buku yang bisa dianggap ilmiah dan telah diuji kebenarannya. Di sisi lain, belum ada satu pihak pemimpin agama yang menyatakan pendapatnya tentang UFO/alien. Walau tahun 1979 pihak PBB pernah membahas secara serius masalah UFO, namun hal itu tidak mempunyai kelanjutan yang serius. Dunia lebih sibuk dengan peperangan, masalah politik, penyakit dan krisis ekonomi,
ketimbang mempelajari tamu yang datang ke dunia kita ini.
Dengan kendala sumber-sumber data untuk mempelajari UFO/alien ini, maka dalam mempelajari keberadaan UFO di masa lalu, peneliti UFO menggunakan referensi dari kitab-kitab kuno, prasasti, hieroglyph, termasuk juga kitab-kitab suci. Salah satu peneliti yang terkenal adalah Erich von D’niken. Teori D’niken adalah nenek moyang kita dulunya pernah didatangi oleh makhluk cerdas dari luar angkasa yang dianggap dewa oleh manusia.
Masalahnya, menggunakan data-data yang bersumber dari kitab-kitab kuno, mitologi dan juga kitab suci, tidak akan bisa diterima oleh kalangan yang spektis. Namun, saya ingin mengajukan berbagai data yang telah saya kumpulkan, baik berupa cerita dari pengalaman seseorang yang
melihat UFO atau alien, maupun dari berbagai informasi lain, termasuk kitab-kitab suci.
Saya akan coba jawab satu per satu pertanyaan tentang alien.
Dari manakah datangnya mereka?
Di sini saya selalu menuliskan makhluk UFO sebagai “alien” bukan “ET atau ETI”. Mengapa? Karena ET merupakan kependekan dari Extra Terrestrial Inteligence, yaitu makhluk cerdas dari luar bumi. Dengan memakai istilah alien”, saya tidak menutup kemungkinan bahwa mereka datang dari bumi atau dimensi lain.
Beberapa kemungkinan jawaban atas pertanyaan di atas adalah:
a. Dari luar angkasa
b. Dari masa depan
c. Dari bumi
d. Dari dimensi lain
a. Mungkinkah mereka dari luar angkasa?
Satelit Alien
Perkiraan bahwa alien berasal dari luar angkasa sangat mungkin sekali, tapi ada beberapa keanehan atau kejanggalan bila mereka memang berasal dari luar angkasa. Keanehan itu adalah:
1. Radar kita tidak pernah mendeteksi adanya spaceship yang memasuki atmosfir bumi.
2. Bintang terdekat dengan tata surya kita adalah Alpha Centauri, yang berjarak 4.3 tahun cahaya. Ini berarti apa yang kita lihat hari ini adalah apa yang terjadi 4.3 tahun yang lalu. Terbang dengan kecepatan cahaya masih merupakan fiksi ilmiah. Untuk suatu perjalanan yang cukup cepat bagi UFO akan membutuhkan waktu ribuan tahun untuk mencapai bumi.
3. Yang aneh adalah, meski ada ribuan saksi yang menyatakan pernah melihat UFO setiap tahun, namun tidak ada gambaran UFO yang persis sama. Tentunya sangat sulit untuk dibayangkan bila mereka dari luar angkasa dengan membawa sedemikian banyaknya jenis pesawat yang berbeda-beda dan berjalan zig-zag di angkasa setiap hari.
4. Fenomena UFO dalam terbang sering tidak mengikuti hukum gravitasi dan aerodinamika, bukankah kalau mereka benar-benar dari angkasa luar, hukum-hukum fisika itu tetap berlaku buat mereka?
5. Tidak ada BUKTI nyata bahwa mereka berasal dari planet tertentu.
6. Beberapa orang yang berhubungan (kontak) dengan alien, sering kali mendapat pelajaran tentang spiritualitas, filosofi, peringatan tentang bahaya nuklir, dll. Apakah alien yang datang dari jarak yang jauh itu datang ke bumi hanya untuk mengajari manusia filsafat?
Memang ada juga yang tetap yakin bahwa mereka datang dari luar angkasa dengan teknologi yang sedemikian majunya yang belum terbayangkan oleh pikiran manusia.
b. Mungkinkah mereka dari masa depan?
Bumi Alien
Apakah UFO semacam mesin waktu dari masa depan? Orang yang percaya bahwa
mesin waktu bisa (mungkin) dibuat akan bisa menerima kemungkinan akan teori
ini. Tapi saya mengabaikan teori ini karena pertimbangan:
1. Beberapa laporan yang pernah melihat alien menyatakan bahwa kebanyakan bentuk mereka bukan manusia (human) dan terkadang aneh atau mengerikan.
2. Interfensi makhluk dari masa depan bisa menimbulkan teori “paralel universe”. Kalau mereka benar dari masa depan, maka saat ini tentunya mereka belum ada. Namun kalau mereka datang dari masa depan dan muncul saat ini, berarti itu merupakan suatu hal yang “unik” dan “menakjubkan”.
3. Kalau mereka memang dari masa depan, untuk apa mereka melakukan penculikan terhadap manusia (alien abduction)?
c. Mungkinkah mereka dari bumi?
Alien Egypt
Jika kemungkinan mereka dari bumi, tentunya harus dipertanyakan juga, yaitu:
1. Apakah buatan manusia?
2. Apakah buatan non human yang jenis spesiesnya belum kita ketahui sampai saat ini?
Kemungkinan bahwa UFO itu buatan manusia meragukan bila melihat fakta:
* Adanya fenomena penculikan manusia oleh UFO.
* UFO sudah pernah terlihat, jauh sebelum manusia mampu membuat pesawat terbang.
* Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
Kemungkinan buatan non human yang berasal dari bumi, meragukan bila melihat fakta:
* Pesawat UFO sering diluar hukum-hukum gravitasi dan aerodinamika.
* Di manakah mereka berada? (Ini memang bisa dijawab: di dasar laut, di daerah kutub yang tidak dihuni manusia, di dalam/rongga-rongga bumi)
* Mengapa ada masa kosong, di mana dulu pada jaman purbakala dikatakan alien sering hilir mudik di antara manusia, dan baru kini mulai aktif lagi?
d. Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Penculikan Alien
Tentunya bila ketiga kemungkinan di atas diabaikan karena adanya sanggahan atau pemikiran yang meragukan, maka pilihan terakhir adalah yang keempat, yaitu: Mungkinkah mereka dari dimensi lain?
Teori tentang alien dari dimensi lain cukup banyak dianut oleh kalangan ufologi (tidak semua). Beberapa data yang mendukung adalah:
* Menjelaskan fenomena UFO muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
* Tidak mengikuti hukum-hukum fisika dalam dimensi manusia.
* Adanya kontak secara telepati atau melalui mimpi dengan beberapa orang yang merasa menjalin komunikasi (kontak) dengan alien.
* Sering terjadi kasus alien abduction pada waktu korban tidur.
* Mereka tidak bisa berinteraksi secara bebas dengan manusia karena berbeda dimensi. Untuk berinteraksi di dimensi manusia, mereka membutuhkan wadah (containers) manusia. Ini menjelaskan teori alien abduction dan pembuatan hybrid, di mana terjadi juga proses “soul abduction”.
Bila mereka datang dari dimensi lain, siapakah mereka? Suatu fakta bahwa di Indonesia yang cukup mengenal fenomena jin ini, ternyata memiliki suatu persamaan sifat, yaitu jin suka melakukan penculikan (baik orang dewasa maupun anak-anak), di mana korban sering berada di suatu tempat yang dia tidak mau kembali (karena enak), namun sebagian juga berhasil lari atau berhasil dikeluarkan/dikembalikan oleh bantuan orang lain.
Apakah jin mempunyai teknologi? Dapatkan keberadaan makhluk cerdas dari dimensi lain yang dinamakan jin ini diterima dengan akal manusia modern? Dan apakah memang fenomena jin ini adalah fenomena UFO yang muncul belakangan ini setelah sekian lama vakum?
Bicara soal jin, mungkin tidak akan lepas dari suatu kemungkinan bahwa ada jin yang baik dan jin yang jahat. Pendapat banyak orang adalah, jin yang baik tidak ingin mencampuri urusan manusia, namun jin yang jahat (setan dengan pemimpinnya Iblis/Lucifer), suka mencampuri urusan manusia dan berusaha menyesatkan manusia. Mungkin ini menjelaskan:
* Mengapa alien tidak begitu saja menyerang manusia (tembak dan hancurkan) karena tujuan mereka bukan membunuh namun menyesatkan?
Dapatkah dipercaya ada dimensi lain?
Mempercayai alien berasal dari planet lain adalah jauh lebih mudah daripada meyakini bahwa mereka berasal dari dimensi lain. Namun keberadaan dimensi lain nampaknya tidak mudah diabaikan begitu saja. Banyak penulis cerita fiksi, baik dari jaman dulu maupun kini, menggunakan tema kehidupan di dimensi lain ini, misalnya:
* Odyssey (Kisah Perjalanan Ullyses)
* Sinbad, si pelaut
* Christmas Carol
* Alice in the Wonderland
* Legenda Nyai Loro Kidul
Namun tentu saja, semua itu masih dapat dianggap sebagai suatu cerita. Sejauh ini, beberapa eksperimen ilmiah yang menyangkut masalah dimensi lain adalah:
* Philadelphia experiment, yaitu percobaan tentang ruang dan waktu.
* Penelitian terhadap beberapa peristiwa paranormal, seperti NDE (Near Death Experience), OBE (Out of Body Experience) atau Astral Travelling, ESP (Extra Sensory Perception), mimpi, dll.
Fenomena-fenomena yang menyangkut dimensi lain adalah:
* Keyakinan bahwa manusia mempunyai roh
* Keyakinan bahwa spirit manusia tetap hidup walau badannya mati
* Keyakinan adanya inkarnasi dan reinkarnasi
* Manusia mempunyai “indera keenam”
* Munculnya makhluk halus, hantu, jin, dll
* Misteri Segitiga Bermuda.
Penjelasan yang mungkin mendekati ilmiah tentang dimensi lain adalah keberadaan mereka (alien) adalah pada spektrum yang tidak mampu ditangkap oleh indera manusia, misalnya, kemampuan pengelihatan manusia terbatas dan tidak mampu melihat cahaya infra merah dan ultra violet. Demikian pula manusia tidak mampu mendengar suara infrasonic dan ultra sonic. Namun beberapa binatang mempunyai kemampuan spektrum indera yang lebih luas/berbeda dengan manusia, misalnya kelelawar mampu mendengar gelombang ultrasonic, beberapa binatang mampu mengindera kehadiran “makhluk halus”, ada binatang yang mampu mengindera bakal terjadinya gempa bumi, dll.
Manusia juga memiliki indera keenam, namun sayangnya indera ini tidak dikembangkan oleh semua orang. Dengan indera keenam ini, manusia mampu melakukan intuisi dan antisipasi.